Please enable / Bitte aktiviere JavaScript!
Veuillez activer / Por favor activa el Javascript![ ? ]

Inilah Fakta Ilmiah Mengapa Gajah Takut Semut

Benarkah gajah takut dengan semut ketimbang tikus?

Demikian pertanyaan menggelitik yang memancing peneliti menelusuri

kebenaran itu. Menurut cerita versi kartun Disney, gajah takut tikus karena

hewan pengerat itu meneror hati sang gajah.

Namun, sebenarnya musuh utama gajah lebih kecil dari tikus, yakni semut.

Gajah ternyata sangat ngeri dengan semut he ...he.....

Berdasar kisah di savana Afrika, semut berhasil menakuti gajah dengan

memasuki belalai mereka yang sensisitif. Ini berawal dari temuan berupa

koloni semut pengawal yang menduduki tanaman guna mencegah terinjak

oleh gajah.

Dr Todd Palmer, Kepala Pusat Riset Mpala, Kenya dan Universitas Florida

cerita gajah dan semut ibarat legenda Daud dan Goliath. Menurut dia,

semut berhasil menakuti gajah dengan menduduki pohon.

Berkat itu pula, semut turut mempengaruhi ekosistem dimana mereka

tinggal."Koloni semut memiliki berat masing-masing 5 mg. Denga

berat koloni seperti itu membuat pohon terlindungi dari binatang

berukuran satu milyar lebih berat. "Ini merupakan salah satu contoh

bagaiaman hal-hal kecil mempengaruhi dunia," kata dia seperti
Gajah - www.jurukunci.net

dikutip dari Dailymail, Jum'at (3/9).

Ketakutan gajah dengan tikus telah lama menjadi kisah utama

serial Dumbo, kartun klasik Disney era 1940-an. Seiring sejalan,

para pakar mempertanyakan kebenaran ketakutan gajah terhadap tikus.

Sedangkan cerita ketakutan gajah dan semut berawal dari riset yang

dilakukan Palmer dan koleganya ketika keduanya melihat beberapa ekor

gajah berlari menghindari pohon Akasia. Ketakutan gajah yang disaksikan

Palmer saat itu ibarat anak-anak yang lari ketika disodori sayuran hijau brokoli.

"Sepertinya gajah tidak menyukai gerombolan semut masuk ke dalam

belalainya. Perlu anda tahu, belalai gajah merupakan organ yang luar biasa.

Namun, gajah tak berani menggunakan belalainya untuk menghancurkan

koloni semut," ujarnya.

Berangkat dari temuan itu, Palmer menyimpulkan koloni semut telah membantu

mencegah penggundulan hutan dan melindungi tanaman langka di Afrika.

"Masalah utama hutan di Afrika Timur adalah perusakan yang dilakukan gajah,

Karena itu pula gajah banyak diburu dan dibunuh," ujarnya.



sumber
loading...