7 Orang Ternama di Dunia yang Meninggal Akibat Pembunuhan Sadis

7 Orang Ternama di Dunia yang Meninggal Akibat Pembunuhan Sadis
Di dunia ini untuk menjadi orang baik dan membela negara memang bukan merupakan hal yang mudah. Sebab para politikus sekaligus orang penting di dunia tentu akan memiliki banyak pesaing dan pihak yang membenci mereka. Semakin mereka dipuja, maka semakin pula mereka menimbulkan iri dan dengki dari beberapa pihak.

Seperti halnya kisah yang dilansir oddee.com ini. Tercatat ada tujuh orang ini memiliki jasa besar bagi negara mereka yang justru meninggal akibat pembunuhan. Sungguh sangat kasihan, akan tetapi itulah yang terjadi. Mari kita delik kisah selengkapnya berikut ini.

1. Marie François Sadi Carnot, Perancis
Marie François Sadi Carnot
United States public domain tag, via Wikimedia Commons
Marie François Sadi Carnot merupakan seorang negarawan Perancis sekaligus presiden keempat Republik Perancis. Pria yang lahir pada tahun 1837 ini mulai menjabat sebagai presiden pada tahun 1887 hingga pembunuhannya yang terjadi pada tahun 1894.

Ketika itu, Carnot sedang memberikan pidatonya mengenai ketidakikut sertaan dirinya dalam mencalonkan diri menjadi presiden. Hingga di tengah-tengah ucapannya itulah, seorang anarkis Italia menikam Carnot dan membuatnya meninggal pada 25 Juni 1894. Pria itupun lantas diberi hukuman mati pada bulan Agustus di tahun yang sama.

2. Benazir Bhutto, Pakistan
Benazir Bhutto
shaheedmohtarmabanazirbhutto.blogspot.com
Benazir Bhutto yang merupakan seorang politikus Pakistan yang memimpin partai politik kiri-tengah di Pakistan. Bhutto adalah wanita pertama yang terpilih untuk memimpin sebuah negara muslim dan sudah menjadi perdana menteri sebanyak 2 kali. Kebradaan Bhutto sangat berarti bagi rakyat Pakistan, di mana ia juga mengangkat hak asasi wanita di negrinya itu.

Tapi sayang, Bhutto pun harus bernasib sama dengan sang ayah yang juga merupakan seorang politikus, Perdana Menteri Zulfikar Ali Bhutto. Yah, saat sedang dalam perjalanan berkampanye, Bhutto tewas ditembak oleh pria bersenjata pada 27 Desember. Dan seketika itu pula ia lantas roboh dan tak bernyawa lagi.

3. Laurent - Désiré Kabila, Kongo
Laurent - Désiré Kabila
oddee.com
Presiden Republik Demokratik Kongo yang merupakan sosok sangat diagungkan oleh rakyatnya. Laurent - Désiré Kabila menduduki bangku kepresidenan sejak tahun 1997 hingga tahun kematiannya pada 2001 silam. Laurent ditembak mati oleh pengawalnya sendiri pada tanggal 18 Januari di tahun 2001.

Penyelidikan pembunuhan itu membuat 135 orang diadili akibat diduga sebagai sebuah kelompok yang merencanakan pembunuhan ini. Kolonel Eddy Kapend yang merupakan sepupu dari Laurent termasuk dalam pembunuhan berencana ini. Dan pada 2003, ia dengan 25 terdakwa lainnya dijatuhi hukuman mati, sementara sisanya dipenjara.

4. John F. Kennedy, Amerika Serikat
John F. Kennedy
via Wikimedia Commons
John Fitzgerald Kennedy yang sering disebut dengan inisial nya JFK, adalah Presiden ke-35 Amerika Serikat. Pria yang lahir pada tahun 1917 ini sudah menjabat sebagai presiden pada tahun 1961 hingga 1963 di tahun kematiannya. Kennedy ditembak saat sedang beriring-iringan menggunakan mobil di Dallas, Texas.

Kennedy tewas seketika dan dua hari kemudian, pelaku pun berhasil ditangkap dan diamankan. Adalah Lee Harvey Oswald, dan juga Jack Ruby lah dua orang yang patut bertanggung jawab dengan kematian Kennedy. Tragisnya, sebelum detik-detik penembakan terjadi, sang istri membisikkan pada Kennedy bahwa rakyat Dallas sangat mencintainya. 

5. Martin Luther King, Amerika Serikat
Martin Luther King
oddee.com
Seorang pendeta, aktivis sekaligus pemimpin terkemuka dalam gerakan hak asasi warga Afrika ini memang sudah sangat dikenal. Martin Luther King adalah pria yang lahir dengan segudang bakat dan keinginan di tahun 1929. Mengikuti ajaran sebelumnya, Mahatma Gandhi, membuat Martin banyak bermimpi untuk mengubah dunia termasuk kaumnya yakni Afrika-Amerika.

Di usianya yang ke 35 tahun, ia merupakan orang termuda yang pernah meraih nobel Perdamaian Dunia. Akan tetapi sayang, semakin banyak itikad baik seseorang, maka semakin banyak pula para penjahat yang merasa dirugikan. Alhasil, pada April 1968 ia ditembak oleh seseorang dengan senapan di sebuah penginapan Memphis. Seketika itu pula, Martin terjatuh dan terbaring di lantai balkon kamarnya dengan bersimbah darah.

6. Mahatma Gandhi, India
Mahatma Gandhi
oddee.com
Mohandas Karamchand Gandhi merupakan pemimpin politik dan ideologi yang sangat terkenal di India. Pria yang lahir pada tahun 1869 itu merupakan seorang pelopor dari satygraha, yang merupakan gerakan anti kekerasan. Gerakan ini secara perlahan berhasil membantu India mendapat hak dan kemerdekaan mereka. 

Tapi lagi-lagi sangat disayangkan, sebab pria yang disebut Mahatma Gandhi atau yang memiliki arti jiwa besar ini harus meninggal akibat dibunuh. Yah, Gandhi dibunuh pada tahun 1948 oleh Nathuram Godse yang merupakan seorang Hindu nasionalis. Godse membunuh Gandhi dengan pistol walau sebelumnya ia sempat memberi hormat dan sapa pada Gandhi.

Setelah menembak dari jarak dekat, kemudian pria itu bahkan tak melarikan diri. Ia justru terdiam dan seakan siap untuk ditangkap. Pada 30 Januari 1948, Gandhi resmi dinyatakan meninggal dunia.

7. Birendra Bir Bikram, Nepal
King Birendra of Nepal
Birendra Bir Bikram Shav Dev merupakan seorang raja Nepal yang paling terkenal dalam sejarah modern. Ia adalah putra dari Raja Mahendra yang memerintah pada tahun 1972 hingga tahun kematiannya di 2001. Tak seperti orang hebat pada umumnya, kematian Raja ini malah diakibatkan oleh putra dan darah dagingnya sendiri.

Kala itu, Pangeran Dipendra sedang berada di bawah pengaruh alkohol yang lantas membuatnya menjadi sangat mabuk. Namun di sisi lain, pria itu justru merasa sakit hati akibat penolakan kedua orang tuanya untuk menikahi wanita yang ia cintai. Sehingga pada Juni, ketika makan malam, akhirnya ia memutuskan untuk membunuh seluruh keluarga dan juga dirinya sendiri dengan menggunakan senapan.






sumber