10 Pembunuhan Berantai dan Brutal yang Paling Sadis di Sepanjang Sejarah

Di dunia ini apapun motifnya, pembunuhan berantai merupakan tindakan yang sangat keji dan tidak dapat diterima oleh akal sehat. Akan tetapi faktanya, banyak pembunuh berantai bertebaran di muka bumi. Lebih anehnya lagi, tidak hanya membunuh satu atau dua kali saja bahkan mereka tega menghabisi nyawa ratusan orang. Apa yang sebenarnya terjadi? Jika penasaran mari simak kisah, 10 pembunuhan berantai dan brutal yang paling sadis di sepanjang sejarah!

1. Dukun AS

yossisanjaya.blogspot.com
Selama ini apakah kalian pernah mendengar nama Dukun AS? Ya, Dukun AS alias Ahmad Suradji memang berasa dari Indonesia, tepatnya di Medan. Nama Dukun AS begitu populer setelah membunuh 42 wanita sebelum akhirnya dihukum mati. Kepada polisi, ia mengaku bermimpi mendapat perintah oleh ayahnya untuk membunuh 70 wanita dan meminum air liurnya. 

Vonis hukuman mati, telah dieksekusi pada 2008. namun sampai kematiannya dia tetap menyangkal tidak bersalah. Kini, berdasar informasi yang diterima, beberapa nama yang disebut ikut terbunuh ternyata masih hidup, yang ternyata tengah bekerja di Malaysia.


Karena mengaku tidak bersalah, Suraji yang memiliki tiga isteri (termasuk Tumini, yang dihukum penjara seumur hidup di LP Wanita, red) dan ayah sembilan anak itu, hanya mengajukan PK apalagi berdasar keterangan pengacaranya, ditemukan bukti baru.

2. Yang Xinhai
murderpedia.org
Pada urutan yang kedua ini tak kalah brutal lagi jika dibanding dengan dukun AS, sebab ia telah membantai semua orang yang ada di sana dengan kapak, pisau daging, palu atau sekop? Masyarakat Negeri Tirai Bambu China pernah dihantui perasaan takut sebelum tahun 2004.

Pada tahun 2004 Sang Pelaku yang bernama Yang Xinhai ini akhirnya berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian dan dieksekusi tepat pada bulan Februari. Kebrutalan Xinhai ini membuat publik menjulukinya sebagai Monster Killer. 

3. Alexander Pichushkin
junglekey.fr
Alexander Pichushkin, namanya begitu ditakuti sekaligus di Rusia. Betapa tidak, Alexander mengaku telah membunuh 62 orang semasa hidupnya. Uniknya, pengadilan justru mencatat ia 'hanya' membunuh 60 nyawa. Ternyata, dua korban Alexander masih hidup tanpa diketahui olehnya.

4. Pedro Rodrigues Filho
sonypozo1.blogspot.com
Saking kejamnya, Pedro Rodrigues Filho dituntut untuk menjalani hukuman selama 128 tahun penjara. Akan tetapi semua itu tak terwujud karena hukum di Brazil hanya bisa memberikan hukuman maksimal selama 30 tahun penjara bagi pelaku kriminal.

Menurut data yang diumumkan, Pedro telah membunuh sedikitnya 70 orang. Akan tetapi tak sedikit yang percaya bahwa Pedro telah menghabisi nyawa lebih dari itu. Satu catatan, Pedro pertama kali membunuh saat masih berusia 14 tahun dan ia akhirnya ditangkap pada tahun 1973 silam.

5. Gary Ridgway
dirjournal.com
Gary Ridgway merupakan pria asal Amerika Serikat yang berprofesi sebagai pengecat truk. Namanya mendadak menjadi bahan pembicaraan setelah menjadi tersangka atas pembunuhan 71 wanita. Target utama pria berjuluk The Green River Killer ini adalah para pelacur di Seattle.

6. Daniel Camargo
mundoreal21.blogspot.com
Masa kecil yang buruk ternyata bisa saja berpengaruh pada karakter seseorang di masa depan. Setidaknya itu berlaku pada Daniel Camargo. Sering diperlakukan kasar oleh ibu tirinya, Daniel menjelma sebagai pembunuh berantai brutal saat dewasa.

Selama melakukan aksinya di Ekuador dan Kolombia, Daniel dipercaya telah membunuh 150 gadis muda. Namun jumlah ini masih diperdebatkan, sebab sulit membedakan mana korban Daniel dan mana korban Pedro Lopez. Yup, keduanya beraksi di era yang hampir bersamaan.

7. Anatoly Onoprienko
serialslashers.blogspot.com
Saking buasnya, Anatoly Onoprienko dijuluki publik sebagai The Beast of Ukraine dan The Terminator. Berbeda dengan pembunuh berantai lainnya, Anatoly melakukannya di rentang waktu yang berbeda.

Anatoly diduga telah membunuh sembilan orang pada tahun 1989. Kemudian ia melanjutkannya dengan membunuh 43 orang pada tahun 1995 hingga 1996.

8. Pedro Lopez
bodyreport.com/article/profile-pedro-lopez
Pedro Lopez berkeliaran mencari mangsanya sebelum tahun 1980 di Kolombia, Ekuador dan Peru. Total korban yang dibunuh Pedro jumlahnya tak main-main, yakni 110 gadis muda. Bahkan ada yang meyakini bahwa Pedro telah menghabisi 300 nyawa.

Tapi tidak hanya membunuh, sebab Pedro biasanya terlebih dahulu akan memperkosa korbannya. Akibat kebrutalan Pedro sehingga publik menjulukinya sebagai The Monster of the Andes.

9. Andrei Chikatilo
horrorthon.blogspot.com
Andrei Chikatilo juga dikenal dengan nama lain Butcher of Rovton atau The Red Ripper atau The Rostov Ripper. Pria yang semasa hidupnya tinggal di Soviet Union dan Rusia ini dipercaya telah membunuh sebanyak 53 orang, sebagian besar adalah para wanita dan anak-anak. Beraksi di sepanjang tahun 1978 hingga 1990, namun Andrei baru dieksekusi pada tahun 1994. Beberapa pria juga ditangkap karena terlibat pada beberapa pembunuhan yang dilakuakn Andrei.

10. Luis Garavito
violadoresecuador.blogspot.com
Kurang brutal apa Si Luis Garavito? Pria Kolombia ini merupakan pembunuh anak-anak, pemerkosa dan tega menyiksa korbannya sebelum dibunuh. Garavito dinyatakan bersalah oleh pengadilan setelah membunuh 138 orang. Namun banyak juga yang meyakini korban pembunuhan Garavito dua kali lipat lebih dari jumlah yang diumumkan pada publik.

Namun kasus Garavito baru terungkap pada tahun 1999. Sebagian besar korban Garavito diantaranya adalah para petani dan anak-anak jalanan yang masih berusia di bawah 16 tahun.

Jadi itulah mereka para pembunuh berantai paling sadis di dunia. Apa pendapatmu tentang pembunuh paling sadis ini?


sumber