5 Reaktor Nuklir Terbesar di Dunia

Sebuah eksperimen pada desember 1942 yang akan mengubah dunia dilakukan di University of Chicago. Setelah riset bertahun-tahun dan kontruksi selama beberapa bulan , reaktor nuklir pertama di dunia , Chicago Pile-1 , siap diuji coba. Dikonstruksi dari kisi-kisi berupa blok uranium dan grafit dan disusun 57 lapis tingginya. 

Chicago Pile-1 lahir dengan sedikit kemiripan dengan reaktor nuklir ketika ini. Pada ketika itu , “pengamanan bunuh diri” yang terdiri dari 3 orang siap sedia masuk untuk mematikan reaktor apabila sistem keselamatan gagal. Untungnya 50 orang yang hadir ketika itu masih bisa bernapas lega sebagaimana kelompok tersebut tidak terpakai. Reaktor bekerja tanpa halangan dan masa nuklir lahir.

Dan ketika ini , lebih dari 400 reaktor nuklir berlokasi di 30 negara di dunia. Bersama-sama , reaktor-reaktor ini menyumbang 15% energi listrik dunia dan 2% total energi dunia. Sebagaimana yang kita tahu , reaktor nuklir dibarengi pro dan kontra tapi tak seorang pun dapat menyangkali eksistensinya.

Berikut ini yakni 5 Reaktor Nuklir Terbesar di Dunia.

1. Kashiwazaki-Kariwa di Jepang

5 Reaktor Nuklir Terbesar di Dunia

Reaktor nuklir Jepang Kashiwazaki-Kariwa , yang selesai dibangun tahun 1997 , keluaran daya listrik kombinasinya tak tertandingi. Pembangkit listrik , yang memiliki 7 reaktor terpisah , mempunyai rating daya 8.212 MW. Daya tersebut cukup untuk menghidupi 16 juta rumah tangga tiap tahunnya , menyediakan lebih dari 5% energi listrik Jepang.

Reaktor Kashiwazaki-Kariwa , menyerupai reaktor Jepang lainnya dibangun dengan mekanisme keselamatan lebih untuk bisa bertahan dari gempa yang sering terjadi. Pembangkit tersebut menancap sangat dalam. Meskipun demikian , reaktor tersebut terpaksa offline ketika gempa skala 6.8 menghantamnya pada Juli 2007. 

Gempa tersebut menimbulkan kerusakan pada pembangkit , termasuk kebakaran dan kebocoran radioaktif. Kini , kebanyakan dari reaktor tetap offline sebagaimana tubuh pengawas mengamati lebih lanjut terhadap kerusakan dan sebagian reaktor telah mendapatkan persetujuan untuk beroperasi kembali.

2. Chooz B1 and 2 di Perancis

5 Reaktor Nuklir Terbesar di Dunia


Seperti saudara mereka di Civaux , dua reaktor yang dikenal sebagai Chooz B1 & 2 yakni bab dari seri teknologi rektor advance N4 Perancis. Teknologi inovatifnya antara lain ruang kontrol yang terkomputerisasi yang meberi operator informasi lengkap perihal sistem reaktor , dan juga turbin uap dan pompa pendingin yang sangat efisien. 

Meskipun memakai teknologi yang tinggi , Chooz B1 hanya membutuhkan 12 tahun konstruksi. Lebih impresif lagi , reaktor Chooz B memiliki daya bersih terpasang sebesar 1.455 MW (sumber: Davis). Hal itu yang membuat reaktor ini yang terhebat di dunia dalam hal menghasilkan keluaran individual , bisa menghasilkan lebih dari 5% energi nuklir Perancis.

3. Civaux 1 and 2 di Perancis

5 Reaktor Nuklir Terbesar di Dunia


“Tidak ada minyak , tidak ada kerikil bara , tidak ada pilihan”. Frase tersebut telah menjadi mantra Perancis untuk mendukung energi nuklir. Sebagaimana ketidakstabilan di Timur Tengah memaksa kenaikan harga minyak terus menerus selama 1960an , Perancis menyadari untuk beralih dari pembangkit listrik berbahan bakar fosil. 

Saat ini , negara tersebut memiliki 59 reaktor nuklir yang bertanggung jawab dalam memproduksi 76% energi listrik Perancis dan dua diantaranya yang terletak di Civaux yakni yang terbesar. Beroperasi penuh tahun 1999 , Civaux 1 dan 2 menelan biaya konstruksi kira-kira sebesar $ 4 ,1 milyar.

Sementara itu merupakan harga yang berat , biaya kontruksi di negara lain bisa lebih mahal. Faktanya , daya yang dihasilkan Civaux 1 dan 2 semurah daya yang dihasilkan dari kerikil bara dan gas bumi. Turbin dari reaktor ini panjangnya lebih dari setengah lapangan sepak bola dan beratnya mendekati 3.000 ton (2.772 metric ton) , yang menjelaskan bagaimana tiap Civaux menghasilkan daya bersih sebesar 1.450 MW.

Reaktor ini juga memili sistem keselamatan yang impresif , termasuk kemampuan shutdown dalam 2 ,15 detik. Meskipun demikian , Civaux I ditutup sekitar satu tahun setelah kebocoran pendingin ditemukan. Penggantian pipa dilakukan dan reaktor siap online namun tubuh regulator menemukan duduk perkara dengan pembentukan kuman berbahaya dalam pendingin. 

4. Brokdorf di Jerman


5 Reaktor Nuklir Terbesar di Dunia

Reaktor Brokdorf , yang namanya diambil dari kota yang mengelilinginya , menjadi rumah dari 110 ton (110 metric ton) uranium. Konstruksi reaktor ini dimulai tahun 1981 dan pada tahun 1986 , reaktor ini beroperasi. Sebagai salah satu reaktor nuklir terbesar di dunia , Brokdorf mengklaim sebagai World Champion untuk gross annual output pada tahun 1992 dan 2005.

Kapasitas listrik Brokdorf membuatnya menjadi yang terbesar di Jerman. Salah satu akhirnya , sepanjang 80an , Brokdorf menjadi daerah demonstrasi anti nuklir terbesar dari negara tersebut. Pendemo membawa puluhan ribu orang per hari pada waktu puncaknya. Kadang demonstrasi menjadi kekerasan , pendemo melemparkan bata , botol dan bahkan bom bensin ke polisi anti huru-hara , memaksa polisi melemparkan gas air mata dan penangkapan masal. 

Hasilnya ratusan orang terluka , termasuk masyarakat dan polisi. Saat ini , reaktor ini tetap menarik beberapa pendemo tenang , tetapi dengan pertimbangan terhadap pemanasan global dan meningkatnya biaya energi , sikap Jerman terhadap reaktor nuklir bergeser. Tentu saja tidak semua negara mengalami menyerupai apa yang dialami Jerman. Reaktor berikutnya dari list kita yakni reaktor nuklir yang berlokasi di negara yang mendapat lebih banyak listriknya dari reaktor nuklir dibanding negara lain di dunia.

5. Isar II di Jerman

5 Reaktor Nuklir Terbesar di Dunia


Sudah lama Jerman memiliki kekerabatan yang tidak baik dengan energi nuklir. Sementara negara tersebut bergantung terhadap energi nuklir sebesar hampir 20% dari energi listriknya , pertimbangan mengenai keselamatan reaktor dan penyimpanan limbah berakhir pada rencana untuk menutup beberapa reaktor terbesarnya. 

Termasuk dalam list , 2 reaktor yang berlokasi di Essenbach , Jerman. Bersama-sama , Isar I dan Isar II , menghasilkan cukup energi listrik untuk mensuplai 1.500.000 rumah tangga tiap tahun.
Tetapi yakni Isar II yang masuk dalam list. Reaktor yang dikomisi pada tahun 1988 ini menghasilkan daya listrik bersih terpasang sebesar 1.400 MW.