Please enable / Bitte aktiviere JavaScript!
Veuillez activer / Por favor activa el Javascript![ ? ]

Misteri Dibalik Cover Album The Beatles: Abbey Road




Di antara banyak cover album musik yang terkenal, cover album The Beatles yaitu Abbey Road yakni salah satu yang menjadikan kontroversi. Abbey Road sendiri salah satu album terbaik yang pernah dibuat oleh The Beatles. 

Cover album yang menggambarkan empat orang personil The Beatles, yaitu John Lennon, Ringo Star, Paul McCartney, dan George Harrison tampak biasa saja dan tidak ada keanehan. Pemotretan untuk album Abbey Road diambil pada siang hari yang cerah sekitar pukul 11.35 siang. Foto diambil dengan pose keempat personil The Beatles sedang menyeberangi sebuah zebra cross yang lengang di North London Street tidak jauh dari studio rekaman mereka. Foto tersebut diambil oleh seorang fotografer berjulukan Ian Macmillan.

Namun ternyata terdapat misteri di balik cover album yang dibuat tahun 1969 di jalanan Abbey Road tersebut. Album Abbey Road sendiri bergotong-royong telah direkam tahun 1966, namun gres dibuatkan albumnya tahun 1969. Kata "abbey" sendiri jika diterjemahkan dalam bahasa inggris kuno berarti convent atau sebuah perkumpulan keagamaan.

Misteri dari cover album ini dimulai ketika tiba-tiba berhembus kabar bahwa salah satu dari personil The Beatles yaitu Paul McCartney bergotong-royong telah meninggal dunia. Berita ini mencuat tatkala ada seorang penelepon di radio yang berjulukan Tom mengatakan bahwa bergotong-royong Paul McCartney telah meninggal. Ia kemudian meminta untuk diputarkan lagu "Revolution No.9", anehnya ia meminta lagu tersebut diputar secara terbalik. Setelah diputar secara terbalik, betapa terkejutnya orang-orang di stasiun radio tersebut. Mereka mengaku mendengar kata-kata "Turn me on, dead mean".

Cover album Abbey Road disebut-sebut sebagai pembuktian bahwa bergotong-royong Paul McCartney telah meninggal dunia. Menurut kabar yang beredar dan tentunya sangat heboh ketika itu, Paul telah meninggal alasannya yakni kecelakaan mobil. Sementara itu orang yang berada pada cover album tersebut yakni pengganti Paul.

Meskipun tidak terdapat adaya bukti mengenai hal tersebut, namun orang-orang yang percaya pada teori konspirasi meyakini bahwa cover album tersebut bergotong-royong telah menawarkan tanda-tanda janjkematian personil The Beatles.

Pada cover album tersebut terlihat John Lennon mengenakan pakaian serba putih yang diyakini merupakan simbol Tuhan. Di belakang John ada Ringo Star yang mengenakan pakaian rapi dan sepatu hitam yang dipercaya merupakan simbol pendeta. Di belakangnya ada Paul McCartney yang mengenakan setelan jas namun tidak rapi dan juga tidak mengenakan sepatu. Hal ini dipercaya merupakan simbol orang meninggal. Di Inggris, orang yang akan dimakamkan akan memakai jas dan tidak mengenakan sepatu. Sementara itu yang paling belakang George mengenakan pakaian casual yang dipercaya pertanda orang yang menggali kuburan.

Sementara itu, Paul terlihat memegang rokok di tangan kanannya. Sedangkan Paul dikenal sebagai orang kidal. Rokok yang dipegang oleh Paul dipercaya merupakan simbol dari paku yang digunakan untuk memaku peti mati.

Pada cover album tersebut juga jika diperhatikan ada sebuah kendaraan beroda empat yang arahnya luruh dengan Paul McCartney, yang pertanda cara McCartney meninggal yaitu kecelakaan mobil. Sementar itu ada kendaraan beroda empat sebelah kiri yang terparkir dengan plat no.28 yang juga dipercaya sebagai usia Paul ketika meninggal. Tak cukup hingga di situ, kendaraan beroda empat hitam terparkir di sisi sebelah kanan dipercaya sebagai kendaraan beroda empat pemakaman Paul McCartney.

loading...