Mitos-Mitos Pocong Yang Dipercayai Masyarakat Indonesia

Pocong (foto: pojoksatu.id)

Pocong merupakan salah satu jenis hantu paling terkenal sekaligus paling seram di Indonesia. Banyak orang yang percaya jikalau pocong itu yakni perwujudan dari arwah orang yang sudah meninggal.

Dalam film-film horor dan kisah rakyat Indonesia , pocong digambarkan sebagai hantu yang terbungkus kain kafan berwarna putih yang masih terikat. Oleh alasannya itu pocong tidak bisa berjalan kecuali dengan cara melompat-lompat.

Banyak mitos yang menyelimuti hantu pocong ini. Bahkan banyak masyarakat Indonesia mempercayainya. Langsung saja , simak mitos-mitos pocong yang dipercayai masyarakat Indonesia berikut ini.

3. Jika tali pocong tidak dilepas maka akan gentayangan

Kaum Muslim menggunakan tali pocong untuk membungkus jasad orang yang sudah meninggal dengan kain kafan. Namun , banyak masyarakat yang percaya jikalau tali pocongnya tidak dilepas ketika dikebumikan , maka arwah orang tersebut akan gentayangan dan meminta untuk dilepaskan tali pocongnya.

2. Tali pocong jenazah korban pembunuhan biasanya tidak dibuka

Jika ada orang yang meninggal alasannya dibunuh , biasanya tali pocong jasad orang tersebut tidak akan dilepas. Banyak orang Indonesia yang pecaya jikalau tali pocongnya tidak dilepas , arwah orang tersebut akan gentayangan dan menuntut balas dendam kepada pelaku pembunuhan.

1. Ulah jin kafir

Menurut para ulama , hantu pocong merupakan perwujudan jin kafir yang ingin menarik hati keimanan seseorang. Jin dianggap memiliki kemampuan untuk berubah jadi banyak sekali jenis hantu , salah satunya pocong.

Itulah beberapa mitos perihal pocong yang banyak dipercayai masyarakat Indonesia. Entah benar atau tidaknya mitos tersebut , yang harus kita lakukan yakni terus meningkatkan kepercayaan dan taqwa kita kepada Tuhan biar terhindari godaan makhluk yang ingin menyesatkan.