Pria India Bangkit Dari Kematian Saat Diotopsi

Prakash (foto: Daily Mail)

Seorang pria berusia 50 tahun yang sudah dinyatakan meninggal di sebuah rumah sakit Mumbai , India , membuat semua petugas staf terkejut ketika ia bangun dari janjkematian sesaat sebelum diotopsi.

Dilansir dari The Straits Times , Senin , 12 Oktober 2015 , pria itu dinyatakan meninggal pada hari Minggu (11/10) oleh dokter senior dan eksklusif dibawa ke kamar mayat.

Namun , ketentuan dokter itu dianggap menyalahi aturan , alasannya ialah pasien yang gres dinyatakan meninggal harus tetap berada di ruangan selama dua jam sebelum dibawa ke kamar mayat.

Pria yang diketahui berjulukan Prakash itu ditemukan tak sadarkan diri di halte bus , menurut laporan BBC. Parakash sendiri ialah seorang tunawisma yang hidup menggelandang.

Dalam konferensi pers , Senin (12/10) , Dr Suleman Merchant , pejabat tinggi Rumah Sakit Umum Kota Lokmanya Tilak , mengatakan Parakash ialah seorang pecandu alkohol dan ada belatung di wajah dan telinganya.

Dia mengatakan kepada wartawan bahwa dokter yang memeriksa Prakash telah memeriksa denyut nadinya , pernapasan , dan juga denyut jantungnya.

Sekarang , Prakash dilaporkan dalam kondisi stabil di unit perawat intensif rumah sakit tersebut , di mana ia dirawat karena bisul indera pendengaran dan kekurangan gizi.