Please enable / Bitte aktiviere JavaScript!
Veuillez activer / Por favor activa el Javascript![ ? ]

Makin Tinggi Karir, Perempuan Makin Sering Merokok

Dulu rokok identik dengan kaum laki-laki,
tapi sekarang banyak perempuan yang juga merokok. Diketahui semakin
tinggi karir yang dimiliki oleh seorang perempuan, maka jumlah rokok
yang dihisap akan semakin banyak.




http://images.detik.com/content/2009/08/26/763/orang-merokok-depan.jpg


Para
peneliti mengungkapkan jutaan perempuan di negara berkembang berisiko
sakit dan kematian dini dalam beberapa dekade mendatang karena
meningkatnya status ekonomi dan politik yang mendorongnya merokok lebih
banyak.

Sebuah analisa yang dilakukan di 74 negara menemukan
laki-laki 5 kali lebih mungkin untuk merokok dibanding perempuan yang
berada di negara-negara dengan tingkat pemberdayan perempuan rendah
seperti China, Indonesia, Pakistan, Arab Saudi dan Uganda.


http://shoppingdulu.files.wordpress.com/2010/03/smoking_woman21.jpg

Namun
di negara-negara dengan pemberdayaan perempuan yang relatif tinggi
seperti Australia, Kanada, Norwegia, Swedia dan Amerika Serikat,
kesenjangan ini jadi kecil dan perempuan merokok hampir sama seperti
laki-laki.

"Di banyak negara epidemi tembakau masih dalam tahap
awal, tapi diperkirakan akan memburuk. Dibutuhkan otoritas yang
bertindak cepat mengekang peningkatan rokok di kalangan perempuan,
khususnya di negara-negara miskin," ujar Douglas Bettcher, direktur
World Health Organization (WHO) tobacco free initiative, seperti dikutip
dari Reuters, Jumat (27/1/2012).



https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgUZYz7_DoiYhyAyIf2E4ftEE0uK_Zc0UjHjhIuVu3JtfOC2hX_d-4AUclBjB93Sdtk42o86xXR33T4J4GbFWfLUdrIzjvyrTeI8Qez2g4-2r9n4jfMDdPveVvLUBdCwNBXitRIEOm4S3k/s1600/393567_2512402922373_1022154623_2101824_2100963370_n.jpg

Bettcher
menuturkan langkah-langkah pengendalian tembakau yang kuat seperti
larangan terhadap iklan rokok. Hal ini diperlukan karena tembakau
membunuh hingga setengah penggunanya yang menjadi salah satu ancaman
terbesar kesehatan masyarakat dunia.

Para ahli mengungkapkan
korban meninggal per tahun terkait dengan tembakau lebih dari 5 juta
orang, tapi bisa meningkat hingga 8 juta pada tahun 2030 jika tidak ada
tindakan yang diambil untuk mengendalikan rokok.


http://sin.stb.s-msn.com/i/8C/EBB59D37084CD4B6EADBC8C13D8BD.jpg

Studi
ini memperkirakan pria merokok 5 kali lebih banyak dibanding
perempuan di seluruh dunia, tapi rasio perempuan dan laki-laki yang
merokok secara drastis bervariasi.

"Pemerintah harus melihat
lebih dekat cara-cara industri tembakau memanfaatkan perubahan sosial
untuk menargetkan perempuan, seperti pemasaran rokok dengan perempuan
sebagai simbol emansipasi," ujar Sara Hitchman, rekan penulis.




https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgzJFmWhoFAPrWB2r7FQOtiFAI1mweK9rZh4PxieOaCPfkFoiIsWkKG7bp02h0TSf7xls9MnNHM7tXMv7SCTTIlc0D_TIw1i0gxVlKS6Vbl_3NjOg5LoE5ThxlRxPjzwe0KXfBrNfUZ2tZB/s400/Jumlah+perempuan+perokok+bertambah.jpg

Peningkatan
jumlah perokok perempuan ini karena beberapa diantaranya menganggap
rokok bisa menjaga tubuhnya tetap langsing sehingga lebih menarik
karena jadi tidak doyan makan. Padahal itu pemikiran yang salah, karena
rokok membuat kulit kering, kusam, mempercepat timbulnya keriput yang
membuat penampilannya tidak menarik.

Selain itu rokok juga
bisa mempengaruhi kesehatan reproduksi dan kesuburannya yang membuat
ia jadi sulit hamil. Jika kebiasaan ini terbawa hingga ia hamil, maka
bisa membahayakan kesehatan janin yang dikandungnya.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEit3VNSncouXC2wZ3sEhQ2N9sDQ6J-_FOrI4elm_rJeLpgv5NRL4399PvXgLM8r9Ctytj3Nge3x_xyq3T_qXV8PFeMCzBrdmClUgvR1K931lgQzC9w74bOA1wqtS50rj16kMRpHYSRex7M/s1600/peroko.jpg 
loading...