5 Mitos yang Selalu Melegenda di Selatan Amerika Serikat

Khususnya di wilayah Amerika Serikat, terutama bagian pinggiran selatan dikenal memiliki sejarah pahit, kelam dan mengharukan. Kabarnya, di mulai dari isu kekerasan, rasisme, alam liar, hingga mitos serta legenda rakyatnya. Alabama, Georgia, Mississippi, Lousiana dan South Carolina, selalu dihubung-hubungkan dengan berbagai misteri dan gemerlap horor serta mistisme. 

Namun, wilayah yang secara geografis ini bukanlah yang paling ekstreme di Amerika, akan tetapi selalu digambarkan dengan nuansa yang suram. Berdasarkan sejarah Amerika Serikat, kawasan selatan ini yang paling banyak ditinggali oleh kaum kulit hitam dan kulit putih yang berpaham rasisme, kedua kaum yang selalu bertentangan. Nah, berikut ini 5 mitos yang melegenda di selatan Amerika Serikat. Ingin tau mitos apakah itu? Simak terus ya.

1. Bukit Henry (Alabama)
Judul: Henry’s Hill
Sementara itu di Alabama, ada sebuah legenda lain yang tak kalah menariknya. Yakni tentang seorang salesman keliling bernama Henry Hill yang tersesat di Gunung Hope, di hari yang cerah dan hangat tahun 1954. Ketika itu mesin mobil yang ditumpanginya mogok akibat mesin panas berlebihan. Di jalanan berdebu, berpasir dan berbatu terjal ia pun mendorong mobil kesayangannya menuju tempat yang aman. Namun malang, ketika sedang mendorong Henry ditabrak oleh mobil yang dikendarai pengemudi mabuk. Ia mengalami luka parah dan meninggal di tempat tersebut, sementara sang pengemudi yang mabuk itu melarikan diri.



Pernah dikabarkan bahwa arwah Henry menetap dan bergentayangan di kawasan Gunung Hope, ia senantiasa hadir untuk memperingatkan dan membantu mobil-mobil yang mogok dikawasan Gunung Hope. Beberapa masyarakat lokal di kawasan Country Road 448, mengatakan Henry benar-benar ada, dan membantu mereka yang mobilnya mogok.

2. Lupakan Saja Semangka Itu! (Alabama)
Judul: Never Mind Them Watermelons!
Mungkin bagi anak-anak di selatan Amerika Serikat, cerita tentang Sam Gibb ini menyeramkan. Alkisah, Sam Gibb ditantang oleh seorang pandai besi untuk menghabiskan malam di dalam sebuah pondok tua yang dikabarkan berhantu. Dan jika Sam mampu melewati satu malam tanpa keluar dari pondok tersebut, maka pandai besi tersebut akan memberinya semangka yang banyak. Sam dikenal sebagai orang yang congkak dan berpura-pura berani, namun sekaligus suka melucu.



Sam pun menyanggupinya, dan berjalan menuju pondok yang katanya berhantu. Setibanya di dalam pondok, Sam menghabiskan waktunya ditemani suara malam, hingga akhirnya menit demi menit terasa janggal dan aneh. Hingga akhirnya ia melihat sesosok mahluk kecil dengan mata merah bersinar duduk di dekatnya. Sontak ketakutan, Sam pun melarikan diri. 

Ia berlari kembali menuju rumahnya di desa. Di perjalanan ia bertemu dengan pandai besi dan berteriak, ‘Kenapa kau lari Sam?’
‘Lupakan saja semangka itu!’ ucap Sam.
Kemudian, setibanya di rumah, ia pun bersembunyi di bawah tempat tidur hingga siang hari tiba.  

3. Hantu-Hantu Branchville (South Carolina)
Judul: Branchville Ghost Boy
Berbeda dengan yang terjadi di South Carolina, sebuah legenda yang mengatakan adanya kehadiran dua hantu bocah lelaki. Seorang nara sumber mengatakan hantu itu berusia 8 tahunan, terlihat menampakkan diri di kawasan pembangkit listrik tua dan rumah pompa air. 



Pada saat nara sumber tersebut mendatangi pembangkit listrik tua tersebut, dan baru sampai gerbang saja ia sudah menemukan cinci identitas burung yang telah mati. Dan dikemudian hari ia mendapatkan informasi bahwa sang pemilik pembangkit listrik itu sedang berkabung setelah kedua anaknya meninggal dunia.

Judul: Tobbaco Ghost
Kisah lainnya dari Branchville, South Carolina adalah tentang ‘Bau Tembakau Misterius.’ Dikabarkan seorang nenek menasihati cucunya agar tidak berdiri di serambi rumah di tengah malam, atau mereka akan mencium bau tembakau yang misterius. Mungkin jiwa anak-anak yang penasaran menggoda sang cucu, di tengah malam ia pun berdiri di serambi rumah sang nenek. Dan benar saja  bau tembakau yang terbakar pun tercium olehnya. Di pagi harinya, cucu tersebut menceritakan pengalamannya di malam tadi. Dan nenek pun menambahkan bahwa itu adalah bau tembakau milik seorang petani sebelah yang meninggal 100 tahun lalu.

4. Hantu Kabut Sungai Mississippi (Louisiana)
Judul: the Cut-Off
Meskipun latar tempat terjadinya adalah Sungai Mississipi, namun legenda yang satu ini popular sekali di kalangan masyarakat Louisiana –wilayah yang dilalui oleh Mississipi. Legenda ini mengisahkan nakhoda kapal kecil yang mencoba menembus tebalnya kabut seorang diri di Sungai Mississipi. Ia mencoba membuktikan kepada teman-teman sesama nakhoda dan orang-orang di kedai langgananya, bahwa ia mampu mengalahkan kabut Sungai Mississippi yang penuh misteri. Bukan itu saja ia pun ingin semua orang mengakui kehebatannya dalam mengendalikan perahu kecil di Sungai Mississippi yang besar, tenang namun liar itu.



Ia bersumpah, sesumbar bahwa ia mampu menaklukan tebalnya kabut dan tenangnya Sungai Mississippi di malam hari. Bahwa ia akan mengendalikan perahu kecilnya dan selamat di tempat yang ia janjikan di pagi harinya. Namun apa yang terjadi? Di keesokan pagi, perahu kecilnya ditemukan hancur dan sebagian berada di dasar sungai. Namun tubuh sang nakhoda sombong itu tidak dapat ditemukan. Legenda menyeramkan pun dimulai saat itu. ketika malam hari tiba dan berkabut dikabarkan selalu terdengar caci-maki dan suara deru mesin perahu sang nakhoda, di Sungai Mississippi bagian Lousiana.

5. Telur yang Berbicara (Louisiana)
Judul: the Talking Eggs
Legenda yang pertama adalah ‘Telur yang Berbicara’ (Talking Eggs), kisah klasik seperti yang dimiliki oleh masyarakat Eropa, yakni ‘Cinderella.’ Tentang dua gadis yang bermusuhan, si baik dan si buruk, hubungan keduanya ternyata dipengaruhi oleh seorang penyihir jahat. 



Singkat cerita kedua gadis tersebut memiliki nasib yang berbeda, ada yang berakhir dengan kebahagiaan, kekayaan melebihi apa yang diimpikannya. Dan yang berakhir dengan penderitaan dan kepedihan, setelah digigit oleh ular berbisa. Sobat unik sudah bisa menebak, kedua gadis dengan nasib yang berbeda tersebut.

Perbedaan nasib tersebut selain ditentukan oleh perilaku, juga oleh telur yang membawa keberuntungan. Telur yang mempertemukan seorang gadis sederhana, ramah dan baik, dengan seorang pangeran.