Anak Muda Dan Solusi Permasalahannya

  Anak Muda ialah waktu yang pas untuk penemuan jati diri masing-masing orang. Mencari teman, sahabat dan pacar untuk mengolah sifat dan perilaku. Mengikuti cara pembelajaran yang lebih baik biasanya dapat meringankan otak, alasannya di samping menambah wawasan kita juga dapat berperilaku dengan baik.

A.  Masalah-masalah
  Di masa peralihan (transisi) ini kerap sekali banyak duduk perkara yang timbul dan dihadapi oleh kaum remaja, baik secara fisik / batin, masalah-masalahnya ialah sebagai berikut :

1.    Percaya diri
 Pengembangan diri sangatlah penting, terutama ketika remaja, alasannya di ketika itulah, usaha yang lakukan akan menjadi maksimal. Setiap insan diciptakan pasti memiliki kemampuan, tergantung usaha kita untuk mengembangkannya. Meskipun seandainya kita merasa lebih buruk dibandingkan yang lain, tetapi satu hal yang paling penting percaya diri. Karena dengan percaya diri, kita akan mendapat sesuatu yang baik.
Dan walaupun pada kenyataannya percaya diri itu sulit, alasannya malu, takut salah, takut tidak bisa, dll. Tetapi sesungguhnya percaya diri itu mudah, hanya dengn mengatakan saya bisa !! pasti apapun yang dilakukan akan terasa ringan.

2.    Cinta
Anak muda sering sekali menerima duduk perkara cinta. Para psikolog sepakat bahwa kebutuhan insan yang paling mendasar ialah dicintai! Cinta bisa menjadi daya pendorong bagi seseorang untuk berprestasi, bisa memotivasi tingkah laku yang baik, bisa menimbulkan sepasang muda-mudi berlaku konyol. Cinta memberi arti pada kemanusiaan dan menimbulkan harapan serta tujuan hidup.
Kalau cinta begitu menakjubkan, mengapa cinta menjadi langka bagi dunia? Mengapa ada banyak kebencian. Jawabannya ialah cinta sejati melampaui cinta romantis, dan cinta sejati melampaui perasaan-perasaan langsung yang gelisah. Dan cinta juga menjadi duduk perkara dalam kehidupan remaja, tergantung bagaimana kita menanggapi dan melakukannya. Banyak orang yang depresi dan mati alasannya cinta. Sebenarnya itu tidak perlu terjadi, dengan mengatakan pada diri sendiri bahwa cinta itu bukan segalanya dan saya tidak perlu berkorban untuk cinta, dan cinta sejati bukan cinta yang harus berkorban nyawa dan kebahagiaan.

3.    Keluarga
  Keluarga yang baik ialah dimana bisa menjadi kawasan yang bisa saling berbagi. Didalam keluarga akan dikatakan baik ialah dimana keluarga itu memiliki cinta kasih, menghormati antara satu sama lain, dan kesetiaan. Karena aliran agama dan hukum mengatakan keluarga yang baik ialah keluarga yang bisa menjadi teladan bagi yang lain.
Masalah remaja yang terjun pada pergaulan bebas, biasanya dimulai dari keadaan keluarga yang kurang baik, sehingga anak bisa salah dalam bergaul. Tetapi tidak semuanya, bisa juga alasannya anak tidak bisa mengontrol diri dalam bergaul. Di sini keluarga dibutuhkan bisa menawarkan teladan-teladan yang baik bagi anggota keluarganya semoga terhindar dari kejahatan.

4.    Persahabatan
           Sahabat ? Apakah itu sahabat ? Apakah sahabat terdekat kita ? Sahabat bukan berarti orang yang selalu bersama kita, alasannya mereka belum tentu mau memahami kita. Mencari dan menjadi sahabat bukanlah mudah, alasannya itu bergantung pada perasaan, disaat kita membutuhkan seseorang untuk sahabat curhat tetapi disaat itu juga beliau pergi meninggalkan kita. Pengkhianatan! Banyak orang yang dikecewakan oleh orang terdekat mereka, bergotong-royong mudah sekali untuk mengetahui apakah mereka benar sahabat yang baik atau tidak. Pertama, kenali dia. Kedua, pahami sifatnya. Ketiga, ajak untuk pergi. Keempat, kenalkan dengan sahabat yang lain. Kelima, curhat. Keenam, lihat perkembangan sifatnya. Ketujuh, ambil keputusan.

5.    Depresi / stress
 Depresi ialah suatu penyakit dimana nalar pikiran dan perasaan tidak sejalan lagi, sehingga banyak menimbulkan kejahatan. Banyak orang gila yang kita temui di jalanan, itu alasannya keadaan yang tidak sesuai dengan keinginan mereka. Penyebabnya ialah kurangnya pengetahuan dan usaha memanfaatkan hidup. Para jago mengemukakan beberapa penyebab depresi :
1)   Kehilangan orang / benda yang paling disayangi
2)   Perasaan tidak berdaya
3)   Pandangan yang sangat jelek mengenai diri sendiri
4)   Pengalaman buruk (musibah / kecelakaan) yang beruntun
5)   Selalu gagal

Para jago menawarkan beberapa cara untuk mengatasi depresi :
1)   Berkonsultasi dengan orang yang mau mengerti duduk perkara kita
2)   Mencoba untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang kita sukai
3)   Berpikir dan bersikap positif
4)   Evaluasi tujuan hidup dan impian yang akan kita capai

6.    Kesuksesan
 Sukses ? Setiap orang juga ingin sukses. Tetapi cara untuk mendapatkannya memang sulit. Butuh banyak pengorbanan, tetapi harus pengorbanan yang positif. Setiap orang pasti memiliki cita-cita, dan setiap orang juga pasti ingi meraihnya dan menjadi sukses. Dengan usaha dan berdoa, mudah-mudahan semua yang kita harapkan dapat terwujud.
Banyak kalangan muda yang galau dengan masa depan mereka. Salah satu cara untuk mengatasinya ialah mencari tahu pengalaman-pengalaman orang yang lebih remaja dan meminta pesan yang tersirat kepada orang tua, guru, saudara, sahabat dan orang-orang yang kita percaya.


B.  Menangani Masalah Yang Terjadi Pada Remaja
1.    Pribadi :
a)             Memiliki tujuan yang jelas
b)             Fokus memperbaiki Input
c)             Belajar dengan yang terbaik
d)            Bekerjasama dengan yang terbaik
2.   Peran Orangtua :
a)      Menanamkan rujukan asuh yang baik pada anak semenjak prenatal dan balita
b)      Membekali anak dengan dasar moral dan agama
c)      Mengerti komunikasi yang baik dan efektif antara orang renta – anak
d)     Menjalin kerjasama yang baik dengan guru
e)      Menjadi tokoh panutan bagi anak baik dalam perilaku maupun dalam hal menjaga lingkungan yang sehat
f)       Menerapkan disiplin yang konsisten pada anak

3.     Peran Guru :
a)      Bersahabat dengan siswa
b)      Menciptakan kondisi sekolah yang nyaman
c)     Memberikan keleluasaan siswa untuk mengekspresikan diri pada kegiatan ekstrakurikuler
d)       Meningkatkan disiplin sekolah dan sangsi yang tegas
e)        Mengadakan kompetisi sehat, seni budaya dan olahraga antar sekolah

4.     Peran Pemerintah dan masyarakat :
a)      Menghidupkan kembali kurikulum budi pekerti
b)      Menyediakan sarana/prasarana yang dapat menampung agresifitas anak melalui olahraga dan bermain
c)      Menegakkan hukum, sangsi dan disiplin yang tegas
d)     Memberikan keteladanan


5.      Peran Media :
a)      Sajikan tayangan atau isu tanpa kekerasan (jam tayang sesaui usia)
b)      Sampaikan isu dengan kalimat benar dan sempurna (tidak provokatif)
c)      Adanya rubrik khusus dalam media masa (cetak, elektronik) yang bebas biaya khusus untuk remaja

Untuk bisa menjadi Anak muda yang baik, ada beberapa saran untuk para remaja :
1)   Menghindari pergaulan yang salah dan berguru dari pengalaman
2)   Untuk bisa terkenal bukan dengan menjadi orang lain melainkan tetap menjadi diri sendiri
3)   Meminta bimbingan masa remaja kepada orang tua, guru maupun pihak-pihak yang terlibat dalam duduk perkara remaja
4)   Jangan mudah percaya kepada orang yang gres dikenal dan jangan pernah membenci / menjauhi orang-orang yang pernah mengalami akhir / dampak dari kenakalan remaja / pergaulan bebas
5)   Selalu berpikir positif dan selalu optimis dalam segala hal