Kisah 6 Orang Yang Selamat Setelah Dikubur Hidup-Hidup


Orang yang sudah dinyatakan meninggal pasti akan segera dikuburkan. Namun terkadang , seseorang bisa keliru menyatakan orang lain telah meninggal padahal sebetulnya belum meninggal.

Akibat kekeliruan ibarat itu , beberapa orang ini harus mengalami pengalaman pahit bagaimana sunyinya dikubur hidup-hidup. Bayangkan kalau Anda masih hidup , tapi Anda dikuburkan , pasti Anda akan kesulitan bernafas dan mungkin akan meninggal sungguhan.

Namun ajaibnya , beberapa orang ini selamat meski sudah dikubur hidup-hidup selama beberapa jam. Mereka bisa bertahan dan hidup normal kembali. Langsung saja , simak dongeng orang-orang yang selamat setelah dikubur hidup-hidup , ibarat dilansir dari Listverse.

6. Philomele Jonetre


Seorang wanita Perancis berusia 24 tahun terkena penyakit kolera di tahun 1867. Setelah sakit selama beberapa hari , ia diberi pengurapan terakhir oleh imam dan kemudian dinyatakan meninggal.

Ia ditempatkan di peti mati satu jam setelah kematiannya , dan enam jam kemudian ia berada di bawah tanah. Setelah penggali kubur menguburkan Philomele , mereka mendengar bunyi ketukan samar-samar dari area kuburnya.

Kemudian mereka eksklusif menggali kembali pekerjaan mereka dan segera memanggil dokter. Dokter mendengar bunyi detak jantung Philomele dan nafasnya yang samar-samar hingga karenanya mereka dapat menghidupkannya kembali.

5. Bayi Perempuan dari Dongdong


Lu Xiayun yaitu seorang wanita yang tengah mengandung di provinsi China Dongdong. Ia tinggal di wilayah pertanian di mana daerah itu memiliki kanal yang kurang untuk menerima perawatan medis modern.

Orang-orang percaya bahwa ia gres hamil empat bulan , jadi ketika ia melahirkan , mereka menganggap bahwa bayi yang dilahirkannya telah mati alasannya anak tersebut tidak responsif.

Suaminya segera menelepon pihaj medis dan memanggil ambulan untuk istrinya. Sedangkan , sang anak dikuburkan di halaman rumah mereka. Namun setelah pemeriksaan , pihak medis memastikan bahwa Xiayun bekerjsama telah hamil enam bulan.

Saat itulah sang suami kembali bergegas ke rumah dan membongkar makam bayi mungil mereka dan menemukan sang bayi masih hidup. Ia segera membawanya ke rumah sakit dan menerima perwatan.

4. Bayi perempuan dari Compton


Pada November 2015 lalu , dua wanita terkejut ketika tengah menyusuri jalanan Compton , California. Ia mendengar bunyi tangisan bayi dari dalam tanah. Kemudian mereka segera memanggil polisi.

Setelah diselidiki , bayi mungil tersebut gres berusia dua hari. Saat ditemukan , bayi itu terbalut selimut rumah sakit. Ibu dari bayi tersebut berhasil ditemukan dan dituntut atas percobaan pembunuhan terhadap anak sendiri.

3. Tom Guerin


Tom Guerin yaitu seorang anak tiga tahun yang dikubur hidup-hidup namun masih bisa bertahan hidup. Guerin diduga meninggal dan dikuburkan. Para penggali sengaja mematahkan kedua kaki Guerin ketika pemakamannya.

Meski demikian , ia masih bisa menggali ke permukaan tanah. Ada versi lain atas kejadian tersebut , namun Guerin tak mendukungnya. Pada tahun 1890 , ia mengajukan banding ke Dewan Wali.

2. Seorang bayi di wilayah Tian Dong


Mei 2015 , seorang wanita asal China Selatan mendengar bunyi tangisan bayi dari dalam tanah. Ia segera menelepon polisi dan menemukan seorang bayi laki-laku dikubur hidup-hidup.

Anak tersebut terlahir dengan bibir sumbing dan orang bau tanah mereka tak ingin mengakuinya. Mereka meninggalkan anak mereka dalam kardus di kuburan dan beberapa ketika kemudian kerabat mereka mempercayai bahwa anak tersebut telah mati.

Mereka kemudian menguburkan anak tersebut 2 cm di bawah tanah. Bayi tersebut dikabarkan telah menghabiskan delapan hari di dalam tanah. Ia menerima oksigen dari rembesan air hujan. Beruntung setelah mendapat perawatan ia dapat kembali normal.

1. Essie Dunbar


Essie Dunbar yang tinggal di California Selatan terserang epilepsi dan dinyatakan meninggal tahun 1915. Adiknya ingin datang melihat wajah Essie untuk terlahir kalinya namun Essie telah dimakamkan.

Setelah proses pemakaman , adik Essia meminta para penggali untuk membongkar kemabali makam Essie alasannya ingin melihat wajahya untuk terkahir kalinya.

Saat peti mati terbuka , betapa mengejutkannya Essie tengah duduk dan tersenyum pada adiknya tersebut. Para pelayat berlari ketakutan menduga bahwa ia yaitu hantu. Bertahun-tahun lamanya ia dianggap zombi hingga ia wafat tahun 1962.