8 Senjata Virus Biologis Paling Berbahaya dan Mematikan

Mungkin banyak dari kita tau senjata perang paling mematikan ketika ini yaitu senjata menggunakan nuklir. Sebut saja bom nuklir , misil nuklir dan lain sebagainya teknologi yang menggunakan nuklir. Namun ternyata ada satu senjata lain yang bantu-membantu bisa digunakan dan memiliki kemampuan mematikan yang tinggi.

Senjata itu berupa virus yang sengaja dikembangkan untuk membunuh banyak orang tanpa harus menggunakan senjata tempur dengan daya ledak tinggi.Virus dan sejenisnya dipilih karena memiliki kemampuan penyebaran yang cepat. Selain itu kalau sudah menyebar , penanggulangannya akan sangat sulit.

Semua senjata biologis yang berupa virus ini memang menakutkan. Namun disini mimin akan jelaskan secara ringkas ihwal 8 Senjata Virus Paling Berbahaya dan Paling Mematikan.

1. Virus Chimera

8 Senjata Virus Biologis Paling Berbahaya dan Mematikan

Virus chimera didefinisikan oleh Pusat Biologis Veteriner Amerika sebagai "mikroorganisme hybrid gres yang diciptakan dengan bergabung fragmen asam nukleat dari dua atau lebih mikroorganisme yang berbeda di mana masing-masing minimal dua fragmen mengandung gen penting yang diharapkan untuk replikasi".

Istilah chimera sudah dirujuk ke organisme individu yang tubuhnya mengandung populasi sel dari zigot yang berbeda atau organisme yang dikembangkan dari adegan embrio yang berbeda. Pada simpulan tahun 1980-an , pemerintah Uni Soviet membuatkan project Chimera yang berusaha mengkombinasikan antara smallpox dan ebola menjadi sebuah virus super mengerikan.

2. Virus Nipah

8 Senjata Virus Biologis Paling Berbahaya dan Mematikan

Virus Nipah diidentifikasi pada bulan April 1999 , ketika itu menyebabkan wabah penyakit saraf dan pernafasan pada peternakan babi di Semenanjung Malaysia , yang menimbulkan 257 kasus insan , termasuk 105 ajal insan dan pemusnahan satu juta babi. Di Singapura , 11 kasus , termasuk satu ajal , terjadi pada pekerja rumah potong hewan terkena babi yang diimpor dari peternakan yang terkena Malaysia.

Virus Nipah telah diklasifikasikan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit sebagai biro Kategori C. Nama "Nipah" mengacu pada kawasan , Sungai Nipah di Negeri Sembilan Negara , Malaysia , sumber kasus insan dari mana virus Nipah pertama kali diisolasi.

3. Rinderpest


8 Senjata Virus Biologis Paling Berbahaya dan Mematikan

Ketika Genghis Khan menginvasi Eropa pada masa ke-13 , ia sengaja melepaskan senjata biologis menyeramkan untuk menyerang ternak ibarat halnya sapi dengan begitu mematikan , dikenal di seluruh dunia ketika ini dengan nama Jerman-nya , Rinderpest.

Rinderpes disebabkan oleh virus terkait dekat dengan campak dan itu mensugesti ternak dan hewan ruminansia lainnya ibarat kambing , bison dan jerapah. Virus ini sangat menular , menyebabkan demam , kehilangan nafsu makan , disentri dan radang selaput lendir. Kondisi mengisap selama enam hingga 10 hari , ketika hewan biasanya meninggal jawaban dehidrasi.

4. Rice Blast

8 Senjata Virus Biologis Paling Berbahaya dan Mematikan

Sejumlah virus dan racun merupakan ancaman yang signifikan untuk insan , tapi banyak biro biologis dunia lebih memilih mangsa yang berbeda yaitu tanaman pangan yang dibudidayakan. Memotong suplai makanan musuh yaitu seni administrasi militer yang telah teruji , tanpa makanan , populasi melemah , panik , kerusuhan dan alhasil mati.

Beberapa negara , terutama Amerika Serikat dan Rusia , telah mencurahkan banyak penelitian terhadap penyakit dan bahkan serangga yang menargetkan tanaman pangan utama.

5. Toksin Botulinum

8 Senjata Virus Biologis Paling Berbahaya dan Mematikan

Toksin botulinum yaitu protein dan neurotoksin yang diproduksi oleh kuman Clostridium botulinum. Ini yaitu zat akut yang paling beracun yang pernah dikenal. Toksin botulinum dapat menyebabkan botulisme , penyakit yang serius dan mengancam jiwa pada insan dan hewan , tidak berwarna dan tidak berbau.

Dalam 12 hingga 36 jam kemudian , akan muncul gejala yaitu kaburnya pengelihatan , muntah dan kesulitan menelan. Tanpa derma pernapasan , Clostridium botulinum bisa membunuh dalam tempo 24 hingga 72 jam.

6. Tularemia

8 Senjata Virus Biologis Paling Berbahaya dan Mematikan

Tularemia yaitu penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Francisella tularensis. Penyakit ini didapat setelah bersentuhan dengan binatang dan unggas , oleh memakan daging yang tidak dimasak benar-benar dan dari gigitan kutu binatang atau serangga penghisap darah lain. Kelinci ialah binatang sumber penyakit ini yang paling umum.

Mikroorganisme yang menyebabkan itu yaitu salah satu kuman yang paling menular di Bumi. Tahun 1941 , Uni Soviet melaporkan 10.000 kasus penyakit. Kemudian , selama pengepungan Jerman Stalingrad pada tahun berikutnya , jumlah ini melonjak menjadi 100.000.

7. Plague

8 Senjata Virus Biologis Paling Berbahaya dan Mematikan

Korban yang terinfeksi virus Palgue , kalau tidak diobati dalam 24 jam pertama bisul , 70 persen dari mereka mengalami kematian. Wabah dapat menyebar melalui udara dengan batuk , bersin dan kontak tatap muka. Gejalanya meliputi demam tinggi , batuk , lendir berdarah dan kesulitan bernapas.

8. Virus Ebola

8 Senjata Virus Biologis Paling Berbahaya dan Mematikan

Ebola yaitu sejenis virus dari genus Ebolavirus. Gejala-gejalanya antara lain muntah , diare , sakit tubuh , pendarahan dalam dan luar , demam. Tingkat ajal berkisar antara 80% - 100%. Asal katanya yaitu dari sungai Ebola di Kongo. Penyakit Ebola dapat ditularkan lewat kontak pribadi dengan cairan tubuh atau kulit.

Masa inkubasinya dari 2 hingga 21 hari , umumnya antara 5 hingga 10 hari. Sejauh ini , Ebola yaitu penyakit yang paling mematikan diseluruh dunia.