Posisi Duduk Pengaruhi Tinggi Badan?

Ilustrasi (foto: breitbart.com)

Posisi duduk tidak boleh kita anggap sepele , terutama ketika kita sedang main komputer atau mencar ilmu di sekolah. Sebab posisi duduk yang tidak benar mampu mensugesti tinggi badan.

Jam pelajaran yang lama di sekolah akan membuat kita berlama-lama duduk di kursi. Karena lamanya duduk ini maka kita perlu waspada alasannya ialah posisi duduk yang salah mampu menyebabkan penyakit kelainan bentuk tulang belakang.

Penyakit kelainan bentuk tulang punggung belakang alasannya ialah posisi duduk dibagi menjadi tiga macam , yaitu skoliosis , kifosis dan lordosis. Ketiganya sama-sama mampu mensugesti tinggi badan

Dari tiga penyakit ini memiliki bentuk dan ciri khas masing-masing dan penamaannya sesuai dengan bentuk tulang punggung tersebut.

Kita harus menyadari dan memahami bahwa penyakit skoliosis , kifosis dan lordosis mampu saja menimpa kita. Hal ini sangat beralasan dikarenakan kondisi  kita yang masih aktif mengikuti pelajaran di sekolah sehingga harus duduk lama sampai berjam-jam dalam sehari.

Minimnya pengetahuan kita akan penyakit kelainan tulang punggung belakang ini akan membuat kita duduk dengan posisi semaunya alasannya ialah menyesuaikan dengan kekuatan fisik kita sendiri.

Efek terburuk dalam jangka panjang kalau kebiasaan ini terus dilakukan akan menyebabkan tinggi tubuh menjadi tidak maksimal , sehingga akan nampak lebih pendek dari yang seharusnya.

Menjadi , ketika duduk sebaiknya posisi tubuh harus tegap , jangan terlalu membungkuk alasannya ialah mampu merubah bentuk tulang belakang. Jika hal itu terjadi , maka tubuh akan terlihat pendek.