Mengerikan Tiga Suku Indonesia Ini Suka Makan Daging Manusia

Warga Suku Tolai (foto: analisadaily.com)

Pemakan daging insan atau kanibal sering ditemukan pada kurun pertengahan , menyerupai di Suku Indian di Kepulauan Karibia , atau Suku Kulina di tempat Sungai Amazon , Brasil. Namun memasuki kurun ke-20 , suku pemakan daging insan sudah tidak ada lagi.

Alasan mereka memakan daging insan cukup beragam , mulai dari ritual , kesehatan , dan kekuatan. Pada zaman dulu , konon ceritanya jikalau suku pemakan daging insan menang perang melawan musuhnya , mereka akan mengakibatkan musuhnya itu sebagai santapan di dalam sebuah upacara.

Bila kebanyakan suku pemakan daging insan berada di luar negeri , rupanya di Indonesia juga ada suku-suku yang melaksanakan praktik kanibalisme. Berikut simak ulasan perihal suku-suku pemakan daging insan dari Indonesia.

3. Suku Dayak Punan

(foto: folksofdayak.wordpress.com)

Suku Dayak yang sekarang memang sudah hidup modern. Tapi jikalau melirik ke belakang , nenek moyang mereka merupakan pemakan daging manusia.

Suku Dayak Punan tinggal di sepanjang pedoman sungai di wilayah Kalimantan. Mereka sering berpindah-pindah dan terkenal suka menebas kepala musuhnya , hingga dikenal dengan istilah "Ngayau" atau "Pemburu Kepala".

Tak hanya itu , mereka juga suka memakan daging yang jadi korbannya. Sampai pada tahun 1970-an , pemerintah Indonesia harus turun tangan untuk menghentikan praktik kanibalisme di Suku Dayak Punan.

2. Suku Korowai

(foto: antaranews.com)

Suku Korowai tinggal di dataran rendah di selatan Papua. Biasanya mereka tinggal di tempat rawa-rawa atau sungai. Mereka juga terkenal sebagai suku kanibalisme yang tinggal di Indonesia.

Jika ada seorang yang melanggar watak , maka orang tersebut akan dijatuhi hukuman mati. Mirisnya lagi , orang tersebut akan disantap bahu-membahu dalam sebuah ritual. Menurut kabar yang beredar , eksistensi mereka masih ada hingga sekarang , tapi sudah tidak lagi melaksanakan agresi kanibalisme.

1. Suku Tolai

(foto: analisadaily.com)

Sebagian besar Suku Tolai memang tinggal di Papua Nugini , tapi beberapa ada yang tinggal di perbatasan wilayah Papua Indonesia.

Mereka diketahui melaksanakan agresi kanibalisme saat warga Suku Tolai modern meminta maaf kepada pemerintah Papua Nugini atas praktik pembunuhan dan kanibalisme yang dilakukan nenek moyang mereka terhadap misionaris Inggris pada kurun ke-19.

Selain itu , mereka juga mengaku bahwa nenek moyang mereka pernah membunuh menteri dan tiga orang dari negara Fiji , dan memasaknya ramia-ramai , pada tahun 1978.

Itulah beberapa suku di Indonesia yang diketahui suka memakan daging manusia. Kebanyakan dari mereka memang masih ada hingga sekarang , tapi sudah meninggalkan praktik kanibalisme mereka.