5 Keluarga Paling Kaya Raya Di Indonesia

Keluarga Hartono (foto: laruno.com)

Tak hanya di luar negeri , di Indonesia juga banyak keluarga konglomerat yang sangat kaya raya. Kekayaan mereka bahkan mampu diturunkan pada generas-generasi selanjutnya.

Majalah ternama asal Amerika Serikat , Forbes , bahkan memasukan beberapa nama keluarga konglomerat asal Indonesia ini ke dalam jajaran keluarga terkaya se-Asia. Mereka semua memegang perusahaan yang bergerak di banyak sekali sektor.

Berikut sedikit ulasan ihwal beberapa keluarga terkaya asal Indonesia yang masuk jajaran keluarga paling kaya raya versi Forbes , ibarat dilansir Dream.

5. Keluarga Salim

(foto: kompasiana.com)

Dengan kekayaan mencapai US$ 4 ,1 miliar atau Rp 53 triliun , keluarga Salim berada di posisi ke-37 keluarga terkaya di Asia. Anthoni Salim memimpin perusahaan Salim Group yang bergerak di sektor makanan , tanaman , otomotif , telekomunikasi , properti , retail , dan bank.

Kini , anaknya Anthoni , Axton , memimpin perusahaan Indofood Sukses Makmur , yang sekarang merupakan perusahaan mie instan terbesar di dunia.

4. Keluarga Wonowidjojo

(foto: okezone.com)

Keluarga pemilik perusahaan rokok Gudang Garam berada di posisi 32 dalam daftar keluarga terkaya di Asia , dengan kekayaan yang mencapi US$ 4 ,9 miliar atau setara dengan Rp 64 triliun.

3. Keluarga Lohia

(foto: tempo.co)

Keluarga asal India , Lohia ini merupakan keluarga terkaya ke-31 se-Asia. Dengan urusan ekonomi tekstilnya , Indorama Corporation , keluarga ini memiliki kekayaan US$ 5 ,4 miliar atau Rp 70 ,2 triliun.

Memasuki usia 60 , Mohan Lal Lohia memutuskan untuk mundur dari bisnisnya , dan akan digantikan oleh ketiga anak lelakinya.

2. Keluarga Widjaja

(foto: tdakampus-smg.com)

Perusahaan Sinarmas Group ini dimiliki oleh keluarga Widjaja yang memiliki kekayaan mencapai US$ 5 ,8 miliar atau sekitar Rp 75 triliun. Keluarga ini menempati posisi ke-28 dalam daftar keluarga terkaya se-Asia.

Rupanya , untuk menjadi perusahaan besar bukanlah hal yang mudah. Eka Tjipta Widjaja memulai urusan ekonomi keluarga ini dengan menjual biskuit pada usia 17 tahun , dikala ia pindah dari China ke Indonesia , dan kemudian membangun Sinar Mas pada tahun 1962.

Lalu , perusahaan keluarga ini melaksanakan ekspansi urusan ekonomi ke sektor kertas , pertanian , makanan , pengembang real estate , keuangan , energi dan infrastruktur , serta telekomunikasi.

1. Keluarga Hartono

(foto: laruno.com)

Pemilik perusahaan Djarum ini berada di posisi ke-12 keluarga terkaya se-Asia , dengan total kekayaan yang mencapai US$ 12 ,7 miliar atau setara dengan Rp 165 triliun. Kini , urusan ekonomi rokok keluarga Hartono dipegang oleh R Budi Hartono , Michael Hartono , dan Oei Hong Leong.