Mengintip Sejarah Kelam 4 Tempat Paling Angker Di Indonesia

Lawang Sewu (foto: wikipedia.org)

Di Indonesia ada berbagai tempat seram yang tersebar di setiap daerahnya. Namun hanya ada beberapa tempat yang keangkerannya sudah kesohor hingga ke pelosok negeri.

Jika melirik ke belakang , rupanya tempat-tempat ini memiliki sejarah yang kelam , di mana banyak terjadi pembunuhan , penyiksaan , dan pembantaian di sana. Tak heran , jikalau sekarang tempat-tempat ini sangat seram luar biasa.

Penasaran dengan kisahnya? Berikut sudah menyajikan ulasan ihwal sejarah kelam beberapa tempat paling seram di Indonesia.

4. Pulau Onrust , Kepulauan Seribu , Jakarta

(foto: thejakartareview.wordpress.com)

Pulau Onrust merupakan salah satu pulau yang terletak di Kabupaten Kepulauan Seribu. Onrust sendiri berasal dari kata Belanda yang berarti "kerusuhan" atau tidak beristirahat dalam damai.

Pada tahun 1930-an dan 40-an , tempat ini digunakan sebagai penjara bagi para budak. Banyak budak yang dieksekusi di pulau ini dan jenazah mereka dikuburkan di sana. Tak hanya zaman penjajahan Belanda , pada masa Jepang juga pulau ini digunakan sebagai penjara selama Perang Dunia II.

Diceritakan ada seorang gadis Belanda yang meninggal sambil mengenakan gaun pengantinnya sebelum hingga ke altar. Konon , hantunya sering muncul di tengah malam.

3. Ghost Palace Hotel , Bali

(foto: jpnn.com)

Di wilayah pegunungan Bali , terletak sebuah hotel bekas yang terkenal sangat angker. Di hotel tersebut merupakan lokasi terjadinya kejahatan yang mengerikan.

Ada yang bilang hotel itu dibangun oleh seorang developer yang jahat yang ingin mengutuk para pesaingnya. Para pekerja semasa pembangunan hotel ini dikatakan banyak yang mati dengan kondisi badan yang sudah hancur. Konon , para pekerja hotel itu mati sebagai bab dari ritual.

Roh-roh mereka terjebak dan melekat pada bangunan hotel itu selamanya. Menjadi tak heran jikalau hotel ini sangatlah angker.

2. Kota Tua , Jakarta

(foto: surgatraveller.com)

Old Town atau Kota Tua merupakan kota bersejarah bergaya Belanda di Jakarta dari era ke-16. Hampir semua struktur bangunan di kota ini bergaya Belanda , mulai dari akses , parit , hingga dinding benteng.

Kota Tua dianggap sebagai salah satu tempat paling seram di Jakarta , dengan banyak rumah-rumah yang ditinggalkan dan bangunan renta diabaikan. Beberapa bangunan di sana pernah dijadikan penjara Belanda untuk tujuan interogasi dan penyiksaan selama masa penjajahan. Jangan terkejut kalau mendengar bunyi jeritan dikala malam hari di wilayah ini.

1. Lawang Sewu , Semarang

(foto: griyawisata.com)

Disebut Lawang Sewu alasannya bangunan ini banyak memiliki pintu di setiap sudut bangunannya. Bangunan ini yakni peninggalan kantor sentra Dutch India Rail Co pada masa penjajahan kolonial.

Banyak interograsi dilakukan di dalam Lawang Sewu dan dalam beberapa kasus , tawanan berakhir tewas secara mengenaskan. Dan pada tahun 1940-an , Jepang juga menahan para tawanan di sini dan menyiksa mereka hingga tewas.

Dikabarkan ada hantu-hantu yang tidak pernah meninggalkan bangunan dan masih menghantui hingga dikala ini. Ada pula dongeng ihwal monster tanpa kepala dan jeritan seorang wanita muda Belanda yang mengakhiri hidupnya di bab bangunan ini.